Gempar! Bocah SD di Kendari Ahli Racik Narkoba, Ini yang ... - Warta 24 Sulawesi Tenggara
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Gempar! Bocah SD di Kendari Ahli Racik Narkoba, Ini yang ...

Gempar! Bocah SD di Kendari Ahli Racik Narkoba, Ini yang ...


SURATKABAR.ID â€" Seorang siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar diketahui mampu memproduksi narkoba yang diraciknya sendiri.Bocah kelas VI SD di Kota Kenda…

Gempar! Bocah SD di Kendari Ahli Racik Narkoba, Ini yang ...


SURATKABAR.ID â€" Seorang siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar diketahui mampu memproduksi narkoba yang diraciknya sendiri.

Bocah kelas VI SD di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara ini telah diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN). Meski begitu, identitasnya masih dirahasiakan. Menurut Kepala BNNK Kendari, Muniarti, siswa tersebut membuat narkoba dengan bahan dasar jamur.

“Narkoba ini berbahan jamur dan mengandung zat psilosina, dan termasuk dalam narkotika golongan satu,” terang Muniarti, Kamis (14/12/2017), seperti dilansir viva.co.id.

Lebih lanjut, Muniarti menyebut bahwa bocah ini bermodalkan jamur dari kotoran sapi untuk diproduksi menjadi narkoba. Jamur itu kemudian dikeringkan sebelum bisa dipakai.

Baca juga: Setya Novanto Bungkam Selama Sidang , #KaloAkuJadiHakim Langsung Viral

“(Jamurnya) Dikeringkan dan dipakai. Mirip ganja dan sabu tapi ini bentuknya seperti jamur,” lanjut Muniarti.

Menurut Muniarti, narkoba berbahan jamur ini akan memberikan efek halusinasi berlebihan pada pemakainya. Bahkan, suasana hati bisa menjadi gelisah hingga menyebabkan depresi berat.

Saat ini, BNN mengaku masih memeriksa secara intensif bocah tersebut. “Anaknya sudah dalam penanganan kami,” tutur Muniarti.

Sementara itu, jamur tahi sapi atau Psilocybe ini diluar negeri telah dikembangkan untuk medis. Senyawa psikoaktif dalam jamur tersebut dimanfaatkan untuk mengurangi depresi pada penderita kanker.

Peneliti Harbarium Bogoriense dari Pusat Penelitian Biologi di Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI), Atik Retnowati, mengungkapkan bahwa kandungan psilocybin dan psilocin dalam jamur tahi sapi memang sudah dimanfaatkan di luar negeri.

“Di Indonesia, saya tidak pernah tahu (manfaa t untuk mengurangi depresi kanker). Saya dapat dari pustaka, karena penelitian saya memang tidak sampai ke pemanfaatannya,” tutur Atik.

Baca juga: Fahri Hamzah Mengaku Mirip AM Fatwa. Soal Apa?

Di Indonesia, terdapat tujuh jenis Psilocybe. Namun, hanya dua yang sudah teridentifikasi mengandung senyawa psikoaktif, yaitu P.subaeruginacens dan P.aeruginromaculans.

“Cara membedakan fisiknya, akan berubah menjadi kebiruan kalau dilukai tudungnya, ini karena mengandung senyawa psilocybin dan psilocin,” jelasnya.

Selain di kotoran hewan, jamur jenis ini juga bisa hidup di lumut, ranting, dan kayu yang busuk.

Sumber: Google News | Warta 24 Kendari

Tidak ada komentar