Tipu 800 Calon Jamaah Umroh, Bos Travel di Riau Ditahan - Warta 24 Sulawesi Tenggara
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Tipu 800 Calon Jamaah Umroh, Bos Travel di Riau Ditahan

Tipu 800 Calon Jamaah Umroh, Bos Travel di Riau Ditahan

Kamis 04 Januari 2018, 17:26 WIB Tipu 800 Calon Jamaah Umroh, Bos Travel di Riau Ditahan Chaidir Anwar Tanjung - detikNews Ilustrasi (andi/detikcom…

Tipu 800 Calon Jamaah Umroh, Bos Travel di Riau Ditahan

Kamis 04 Januari 2018, 17:26 WIB Tipu 800 Calon Jamaah Umroh, Bos Travel di Riau Ditahan Chaidir Anwar Tanjung - detikNews Tipu 800 Calon Jamaah Umroh, Bos Travel di Riau DitahanIlustrasi (andi/detikcom) Pekanbaru - Polda Riau menahan bos travel umrah PT PWT. Diduga, agen travel ini telah menipu korbannya sekitar 800 orang. Kantor travel itu juga disegel aparat.
Demikian disampaikan, Dir Reskrimum Polda Riau, Kombes Hadi Poerwanto dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (4/1/2010). Hadi menyebutkan, timnya sekitar pukul 10.00 WIB, pihaknya melakukan pengeledahan kantor PT PWT travel umrah di Jl Panda, Kecamatan Suka jadi, Pekanbaru.
"Kita melakukan penggeledahan ke kantor tersebut untuk mencari berkas-berkas dan dokumen terkait dugaan penipuan calon jemaah umrah," kata Hadi.
Menurut Hadi, pihak travel ini melakukan penipuan sekitar 800 calon jemaah umrah yang tidak jadi berangkat ke tanah suci Makkah.
"Dari 800 orang itu, ada 156 orang yang membuat laporan ke Polda Riau. Atas laporan pada September 2017 lalu langsung kita tindak lanjuti," kata Hadi.
Usai melakukan penggeledahan, katanya, pihaknya juga menyegel kantor tersebut. Di kantor itu sudah ada tiga bulan tidak ada lagi aktivitas.
"Kita langsung segel usai penggeledahan," kata Hadi.
Masih menurut Hadi, bos travel inisial MYJ sudah ditetapkan tersangka dalam kasus penipuan ini.
"Sudah kita tahan langsung pemilik travelnya," tegas Hadi.
Kasus penipuan ini dilaporkan para korbannya sejak September lalu. Para calon jemaah umrah ini ada yang melaporkan sudah melunasi bia ya namun tidak kunjung diberangkatkan. Lamanya menunggu bervariasi ada yang satu tahun ada yang dua tahun lamanya.
(cha/asp)Sumber: Google News | Warta 24 Bombana

Tidak ada komentar