Balai Benih Ikan Kolaka Dijadikan Wisata Pancing - Warta 24 Sulawesi Tenggara
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Balai Benih Ikan Kolaka Dijadikan Wisata Pancing

Balai Benih Ikan Kolaka Dijadikan Wisata Pancing

Balai Benih Ikan Kolaka Dijadikan Wisata Pancing Reporter: Antara Editor: Rezki Alvionitasari …

Balai Benih Ikan Kolaka Dijadikan Wisata Pancing

Balai Benih Ikan Kolaka Dijadikan Wisata Pancing Reporter:

Antara

Editor:

Rezki Alvionitasari

Selasa, 27 Februari 2018 14:28 WIB
Ilustrasi memancing. ANTARA/Ampelsa

Ilustrasi memancing. ANTARA/Ampelsa

TEMPO.CO, Kolaka - Balai Benih Ikan Wundulako, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara akan dijadikan objek wisata keluarga untuk pemancingan ikan air tawar.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kolaka Syafruddin mengatakan untuk menjadikan daerah itu seb agai objek wisata pemancingan, pihaknya akan membangun kolam ikan air tawar secara permanen.

Baca juga: Sambut Asian Games, Palembang Hadirkan Sentra Kuliner Olahan Ikan

"Selain itu juga akan dibangun kolam pembiakan dan ini akan menambah pendapatan daerah," kata dia di Kolaka, Selasa, 27 Februari 2018.

Syafruddin menjelaskan sejak 2016, balai setempat sudah mengembangkan budi daya beberapa jenis ikan air tawar, seperti lele, nila, dan mas. Pihaknya pun berencana mengembangkan budi daya ikan tawar jenis lainnya dengan menyiapkan anggaran senilai Rp 200 juta.

"Saat ini luas areal Balai Benih Ikan Wundulako hanya sekitar 1,3 hektare dan kami akan mencoba usulkan penambahan luas areal sekitar 2,8 hektare untuk peningkatan produksi benih ikan," ucap Syafruddin.

Dia mengatakan Balai Benih Ikan Wundulako sempat ditutup pada 2014 karena sering dilanda banjir dan kalah bersaing dengan balai benih ikan lainnya di Kabupaten Kolaka.

N amun, kata dia, setelah pembenahan ini, Balai Benih Ikan Wundulako akan jadi salah satu dari dua balai benih ikan di Sulawesi Tenggara yang memperoleh predikat Excelent dari Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementeian Kelautan dan Perikanan.

"Penghargaan yang diperoleh oleh BBI Wundulako karena hasil produksi benih ikan air tawar yang dihasilkan," kata Syafruddin.

ANTARA

Artikel Lain: Mencicipi Olahan Ikan Tai dari Jepang

Terkait
  • Bertemu 17 Kepala Daerah Soal Teluk Bone, Ini Pesan Menteri Susi   

    Bertemu 17 Kepala Daerah Soal Teluk Bone, Ini Pesan Menteri Susi

    22 Maret 2017
  • Geram Bom Ikan, Ini Hadiah Menteri Susi bagi Penangkap Pelakunya  

    Geram Bom Ikan, Ini Hadiah Menteri Susi bagi Penangkap Pelakunya

    20 Maret 2017
  • Lokasi 4 Pendaki yang Hilang di Gunung Mekongga Telah Diketahui < h2>Lokasi 4 Pendaki yang Hilang di Gunung Mekongga Telah Diketahui 11 Maret 2017
  • Empat Pendaki Hilang di Gunung Mekongga

    Empat Pendaki Hilang di Gunung Mekongga

    11 Maret 2017
  • Rekomendasi
  • Tiket Murah Diskon    Hingga 50 Persen Di Astindo Travel Fair

    Tiket Murah Diskon Hingga 50 Persen Di Astindo Travel Fair

    17 jam lalu
  • Mengenal Sukagawa di Jepang, Kota Kelahiran Dean Fujioka

    Mengenal Sukagawa di Jepang, Kota Kelahiran Dean Fujioka

    17 jam lalu
  • Gunung Krakatau ke Semifinal Polling Twitter Volcano Cup 2018

    Gunung Krakatau ke Semifinal Polling Twitter Volcano Cup 2018

    1 hari lalu
  • Menjelang Cap Go Meh, Umat Tridharma Gorontalo Ritual    Asah Pedang

    Menjelang Cap Go Meh, Umat Tridharma Gorontalo Ritual Asah Pedang

    1 hari lalu
  • Foto
  • Perayaan Cap Go Meh di Penjuru Nusantara

    Perayaan Cap Go Meh di Penjuru Nusantara

    13 jam lalu
  • Megahnya Prosesi Kremasi Ratu Ubud di Bali

    Megahnya Prosesi Kremasi Ratu Ubud di Bali

    16 jam lalu
  • Meriahnya Kampung Parikan dalam Festival Manunggaling Dwi Budoyo

    Meriahnya Kampung Parikan dalam Festival Manunggaling Dwi Budoyo

    1 hari lalu
  • Nyadran Kali, Ritual Warga Merawat Sumber Air di

    Nyadran Kali, Ritual Warga Merawat Sumber Air di

    1 hari lalu
  • Video
  • Kemeriahan Bazar Vegetarian Samarinda Dipadati Warga

    Kemeriahan Bazar Vegetarian Samarinda Dipadati Warga

    4 hari lalu
  • Ribuan Warga Antusias Hadiri Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta

    Ribuan Warga Antusias Hadiri Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta

    4 hari lalu
  • Antusias Turis Asing Lihat Pembuatan Batik Warna Alam di Semarang

    Antusias Turis Asing Lihat Pembuatan Batik Warna Alam di Semarang

    11 hari lalu
  • Wisata Sejarah Radio Pertama di Asia dan Hindia Belanda

    Wisata Sejarah Radio Pertama di Asia dan Hindia Belanda

    12 hari lalu
  • terpopuler
  • 1

    Mengenal Sukagawa di Jepang, Kota Kelahiran Dean Fujioka

  • 2

    Tiket Murah Diskon Hingga 50 Persen di Astindo Travel Fair

  • 3

    Barongsai, Ondel-ondel, dan Reog di Pawai Cap Go Meh Bekasi

  • 4

    Gunung Krakatau Masuk Final Polling Twitter Volcano Cup 2018

  • 5

    Cap Go Meh, Enam Ribu Lampion Ramaikan Taiwan Lantern Festival

  • Fokus
  • Cerita BNN Sita 4,71 Ton Sabu dan Tembak Mati 79 Bandar Narkoba

    Cerita BNN Sita 4,71 Ton Sabu dan Tembak Mati 79 Bandar Narkoba

  • Jurus Sandiaga Uno buat Bersih-bersih Danau Jakarta yang Tercemar

    Jurus Sandiaga Uno buat Bersih-bersih Danau Jakarta yang Tercemar

  • Jokowi Beri Sinyal Pembentukan TGPF Nove   l Baswedan

    Jokowi Beri Sinyal Pembentukan TGPF Novel Baswedan

  • Waduk Pluit dan Ria Rio, Pernah Membaik di Masa Jokowi-Ahok

    Waduk Pluit dan Ria Rio, Pernah Membaik di Masa Jokowi-Ahok

  • Terkini
  • Menang di Polling Vulcano Cup, Ini Sejarah Gunung Krakatau

    Menang di Polling Vulcano Cup, Ini Sejarah Gunung Krakatau

    1 jam lalu
  •    Palembang akan Membangun Dermaga di Kampung Al Munawar

    Palembang akan Membangun Dermaga di Kampung Al Munawar

    2 jam lalu
  • Gunung Krakatau Jadi Juara Volcano Cup 2018 di Polling Twitter

    Gunung Krakatau Jadi Juara Volcano Cup 2018 di Polling Twitter

    11 jam lalu
  • Cap Go Meh, Enam Ribu Lampion Ramaikan Taiwan Lantern Festival

    Cap Go Meh, Enam Ribu Lampion Ramaikan Taiwan Lantern Festival

    13 jam lalu
  • Sambut Cap Go Meh, Taiwan Gela   r Festival Lampion Terbesar

    Sambut Cap Go Meh, Taiwan Gelar Festival Lampion Terbesar

    14 jam lalu
  • Yogyakarta Berencana Menata Ulang Sisi Barat Malioboro

    Yogyakarta Berencana Menata Ulang Sisi Barat Malioboro

    14 jam lalu
  •  Agatha Chelsea Kesengsem pada Rawon dan Tahu Tek

    Agatha Chelsea Kesengsem pada Rawon dan Tahu Tek

    15 jam lalu
  • Barongsai, Ondel-ondel, dan Reog di Pawai Cap Go Meh Bekasi

    Barongsai, Ond el-ondel, dan Reog di Pawai Cap Go Meh Bekasi

    15 jam lalu
  • Rilek Akhir Pekan, Menjajal Panjat Tebing bagi Pemula

    Rilek Akhir Pekan, Menjajal Panjat Tebing bagi Pemula

    16 jam lalu
  • Tiket Murah Diskon Hingga 50 Persen di Astindo Travel Fair

    Tiket Murah Diskon Hingga 50 Persen di Astindo Travel Fair

    17 jam lalu
  • Selengkapnya Grafis

    Tim Ferrari, dari Alberto Ascari hingga Kimi Raikonen

    Jauh sebelum Kimi Raikonen, tim Ferrari sudah berlaga di Formula 1 sejak 1950. Tim itu telah meraih berbagai prestasi, baik driver maupun constructor.

    Sumber: Google News | Warta 24 Kolaka

    Tidak ada komentar