Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Cegah Kebakaran Hutan, Balai PPIKHL Sulawesi Hadirkan ...

Posted by On 09.26

Cegah Kebakaran Hutan, Balai PPIKHL Sulawesi Hadirkan ...

Cegah Kebakaran Hutan, Balai PPIKHL Sulawesi Hadirkan Kendaraan Giat Belajar di Tinanggea

Dadang Suhendar menilai program Kendaraan Giat Belajar daops tinanggea cukup manjur untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan

Cegah Kebakaran Hutan, Balai PPIKHL Sulawesi Hadirkan Kendaraan Giat Belajar di TinanggeaHANDOVERBalai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Wilayah Sulawesi menghadirkan Kendaraan Giat Belajar di Daerah Operasi (Daops) Tinanggae, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Wilayah Sulawesi menghadirkan Kendaraan Giat Belajar di Daerah Operasi (Daops) Tinanggae, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Kepala Daops Tinanggea, Yanuar Fanca Kusuma SHut mengatakan, sasaran program kendaraan giat belajar adalah murid SD dan SMP satu atap (satap) 10 negeri Konawe Selatan yang terdiri dari tiga desa, yakni Desa Tatannge, Lanowulu dan Roraya.

"Mereka hampir seluruhnya berdekatan pada area yang sering terbakar, baik dalam kawasan hutan maupun lahan. Kebakaran hutan sering terjadi karena pembukaan lahan dan penggembalaan ternak,"jelas Fanca.

Selain itu, setiap pelaksanaan antar jemput siswa, Daops Tinanggea selalu memberikan sedikit pemahaman tentang lingkungan dan bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak usia dini. Tak hanya itu, mereka juga diajar mengenai kepancasilaan, keagamaan dan pendidikan umum di sekolah.

Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPP   IKHL) Wilayah Sulawesi menghadirkan Kendaraan Giat Belajar di Daerah Operasi (Daops) Tinanggae, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.
Balai Pengendalian Perubahan Iklim dan Kebakaran Hutan dan Lahan (BPPIKHL) Wilayah Sulawesi menghadirkan Kendaraan Giat Belajar di Daerah Operasi (Daops) Tinanggae, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. (HANDOVER)

"Harapan kami nantinya, meskipun SD,SMP satap berada di daerah terpencil tetapi semngat menjaga lingkungan dan pencegahan karhutla serta tidak kalah dengan siswa yang ada di kota,"tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPPIKHL Wilayah Sulawesi Ir Dadang Suhendar menilai program Kendaraan Giat Belajar daops tinanggea cukup manjur untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan di Wilayah kecamatan Tinanggea.

Pasalnya, Tinanggea yang notabene tiap awal tahun biasanya paling sering terjadi, namun di awal thn 2018 ini periode Januari-Februari dgn cuaca yg cukup panas, kebakaran hanya terjadi sekali dengan luasan 5,34 hektarare. Sedangkan januari-februari 2017 terjadi sebanyak enam kali dengan luasan kebakaran 84.88 hektarare.

"Sebelumnya upaya sosialisasi, patroli dan kemitraan tidak trlalu berdampak pada karhutla di wilayah tersebut. Namun dengan adanya program kendaraan giat belajar Daops Tinanggea dapat menyentuh hati para orangtua murid yang sering lakukan pembakaran,"jelasnya.(*)

Penulis: Anita Kusuma Wardana Editor: Anita Kusuma Wardana Ikuti kami di Anies Dicegah Dampingi Presiden Jokowi ke Podium, Ternyata Begini Alasan Paspampres Sumber: Google News | Warta 24 Konawe Selatan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »