Daftar Gratis!

Ketikan alamat email anda. Gratis!

Delivered by FeedBurner

Sempat Bikin Gempar, Pemilik Barang Mencurigakan di Masjid ...

Posted by On 07.40

Sempat Bikin Gempar, Pemilik Barang Mencurigakan di Masjid ...

Sempat Bikin Gempar, Pemilik Barang Mencurigakan di Masjid Pelabuhan Tanjung Emas Minta Maaf

Pemilik alat terapi pijat yang ditemukan di Masjid Nurul Bahari Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, minta maaf

Sempat Bikin Gempar, Pemilik Barang Mencurigakan di Masjid Pelabuhan Tanjung Emas Minta MaafTribunjateng.com/Muh RadlisTim Gegana Brimob Polda Jateng saat ini masih melakukan sterilisasi lokasi temuan kotak mencurigakan di Masjid Nurul Bahari, Jalan Usman Janatin, Pos 2 Pelabuhan Tanjungmas, Kota Semarang.

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Radlis

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemilik alat terapi pijat yang ditemukan di Masjid Nurul Bahari, Jalan Usma n Janatin, Pos 2 Pelabuhan Tanjungmas, Kota Semarang, Sabtu (17/2/2018) lalu, saat ini masih dimintai keterangan di Polsek Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas (KPTE) Kota Semarang.

Benda mencurigakan berupa sebuah kotak besar dibungkus karung plastik berwarna hijau itu berisi sedikitnya 60 kotak alat terapi pijat listrik.

Pemilik barang, Edi Sulistyo (48) mengaku teledor menaruh barang tersebut di masjid.

Warga asli Temanggung yang saat ini mengikuti program transmigrasi di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara itu menitipkan barang miliknya lantaran kelelahan.

"Barang itu saya bawa dari Konawe Selatan, saya kelelahan. Makanya saya titipkan di masjid lalu saya pulang ke Temanggung," kata Edi kepada Tribun Jateng, Senin (19/2/2018).

Edi menceritakan asal muasal dia menaruh kotak tersebut di masjid. Awalnya kotak itu ia bawa dari Konawe Selatan rencana untuk dijual di Kalimantan. Lantaran berat dan tidak tahu seluk beluk Kota Semarang, Edi berpikir untuk menitipkan barangnya di tempat yang dianggap aman.

"Saya tidak kuat angkat ke mana-mana pak, akhirnya saya pikir kalau titip di masjid pasti aman," katanya.

Edi menitipkan barang miliknya lantaran hendak pulang ke Temanggung sebelum berangkat ke Kalimantan.
"Barang itu sudah saya beli delapan tahun lalu, tapi belum laku. Rencana saya mau jual di Kalimantan karena kebun di transmigrasi tidak mencukupi," katanya.

Ia juga beranggapan, menitip barangnya di masjid kawasan pelabuhan sembari menunggu jadwal kapal laut yang berangkat ke Kalimantan akan memudahkannya.

"Pikir saya di masjid aman, makanya saya titip sambil nunggu jadwal kapal laut. Jadi nanti kalau sudah ada kapal laut berangkat ke Kalimantan, saya ambil barangnya," katanya.

Sebelumnya, keteledoran Edi ini membuat heboh warga sekitar masjid. Tim Gegana Brimob Polda Jateng pun turun tangan mengamankan barang miliknya. Bahkan terjadi ketegangan saat tim G egana mengecek isi kotak menggunakan alat X-ray. Dari layar X-ray, terlihat puluhan kotak lengkap dengan rangkaian kabel.

"Itu keteledoran saya, saya minta maaf. Memang waktu saya minta izin nitip barang tidak diizinkan, tapi waktu saya taruh barangnya di bawah meja, ada marbot masjid yang lihat," kata Edi.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah benda mencurigakan ditemukan di Masjid Nurul Bahari, Jalan Usman Janatin, Pos 2 Pelabuhan Tanjungmas, Kota Semarang, Sabtu (17/2/2018).

Benda mencurigakan ini berupa sebuah kotak besar dibungkus karung plastik berwarna hijau.(*)

Penulis: muh radlis Editor: m nur huda Ikuti kami di Tabrakan dengan Truk Kontainer, Pria di Kediri Menangis Sambil Terus Peluk Jasad Kekasihnya Sumbe r: Google News | Warta 24 Konawe Selatan

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »